Tahu Tidak Kalau Wanita Bisa Mengalami Kandungan Lemah (Inkompeten Servik), Begini Nih Cirinya

Kandungan lemah merupakan suatu kelainan yang dapat berkembang selama kehamilan dan dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor. Tanda atau gejala rahim lemah biasanya sudah terlihat pada awal kehamilan.

Ketika seorang ibu mengalami inkompetensi serviks, rahim tidak mampu menahan tekanan dan berat janin serta cairan ketuban selama kehamilan, sehingga mengakibatkan kehamilan lemah. Salah satu masalah paling berbahaya yang dapat terjadi selama kehamilan adalah lemahnya rahim.

Rahim yang lemah meningkatkan kemungkinan berbagai masalah, termasuk persalinan dini, lahir mati, atau keguguran pada trimester kedua. Menurut American Kehamilan Association, inkompetensi serviks terjadi pada sekitar 1-2% kehamilan, dan serviks yang tidak kompeten bertanggung jawab atas hampir 25% bayi yang mengalami keguguran pada trimester kedua.

 

Seperti Apakah Ciri-cirinya

Pada awal kehamilan, rahim yang lemah seringkali sulit diidentifikasi, namun gejala tertentu mungkin timbul antara usia kehamilan 14 dan 20 minggu. Beberapa indikator peringatan yang perlu diperiksa adalah:

  • Perubahan Keputihan
    Perubahan pada keputihan, seperti jumlahnya yang bertambah, perubahan warna, atau tekstur yang aneh, mungkin mengindikasikan kandungannya yang rendah. Keputihan yang hangat juga dilaporkan oleh beberapa wanita sebagai gejala adanya masalah.
  • Bercak Darah
    Bercak Darah Selama kehamilan, bercak darah ringan mungkin menandakan adanya masalah pada rahim. Jika Anda melihat bercak darah saat hamil, temui dokter.
  • Kontraksi atau kram ringan
    Kram awal kehamilan atau kontraksi sedang mungkin mengindikasikan melemahnya rahim. Jika Anda mengalami kram yang menyakitkan, segera temui dokter.
  • Sakit Punggung Bawah
    Meskipun nyeri punggung merupakan gejala kehamilan yang sering terjadi, umumnya nyeri ini tidak muncul hingga akhir kehamilan. Ketidaknyamanan pada punggung bagian bawah yang menjalar hingga ke perut mungkin menandakan rahim Anda lemah.
  • Peningkatan Tekanan Panggul
    Anda mungkin mengalami peningkatan tekanan panggul, terutama antara usia kehamilan 14 dan 20 minggu. Namun, jika rahim Anda diketahui rapuh, tekanan atau nyeri pada panggul bisa saja muncul sewaktu-waktu.